MENGUBAH STIGMA HUKUM, BUKU KARYA PABLO BENUA HAKIKAT ADVOKAT DIBURU PEMBACA HINGGA MANCANEGARA

Sebuah pergeseran paradigma hukum tengah bergulir di tanah air. Pablo Putra Benua, B.M.P., S.H., M.H., seorang advokat senior yang juga menahkodai Komite Nasional Advokat Indonesia (KNAI), baru saja meluncurkan buku bertajuk HAKIKAT ADVOKAT. Melalui sub-tema “Semua Manusia Dilahirkan sebagai Advokat,” ia menantang persepsi tradisional yang selama ini menganggap hukum sebagai benteng eksklusif para sarjana hukum.

Jul 11, 2026 - 00:14
MENGUBAH STIGMA HUKUM, BUKU KARYA PABLO BENUA HAKIKAT ADVOKAT DIBURU PEMBACA HINGGA MANCANEGARA

JAKARTA – Sebuah pergeseran paradigma hukum tengah bergulir di tanah air. Pablo Putra Benua, B.M.P., S.H., M.H., seorang advokat senior yang juga menahkodai Komite Nasional Advokat Indonesia (KNAI), baru saja meluncurkan buku bertajuk HAKIKAT ADVOKAT. Melalui sub-tema “Semua Manusia Dilahirkan sebagai Advokat,” ia menantang persepsi tradisional yang selama ini menganggap hukum sebagai benteng eksklusif para sarjana hukum.

Bagi Pablo, advokasi adalah bahasa universal. Berbekal keahliannya di bidang Psikologi dan Komunikasi Hukum, ia mendekonstruksi konsep profesi tersebut dan membawanya lebih dekat ke tengah masyarakat. Ia berargumen bahwa kemampuan untuk membela kebenaran bukanlah milik segelintir orang yang ber-toga, melainkan insting yang dimiliki oleh setiap manusia sejak lahir untuk mempertahankan martabat dan hak-hak mereka.

Fenomena ini rupanya disambut luar biasa. Sejak masa presale, buku HAKIKAT ADVOKAT telah terjual hingga 2.300 eksemplar, menyebar tidak hanya di Indonesia tetapi juga merambah pembaca di Malaysia, Singapura, hingga Brunei Darussalam.

Tingginya minat ini bukan tanpa alasan. Banyak pakar dari lintas disiplin ilmu—hukum, filsafat, sosiologi, hingga psikologi—menilai bahwa substansi pemikiran yang ditawarkan Pablo memiliki kedalaman yang luar biasa. Bahkan, membaca buku ini disebut-sebut setara dengan menempuh jenjang pendidikan doktoral (S3). Hal ini tak lepas dari kemampuan Pablo dalam mengolah isu-isu hukum yang rumit menjadi narasi yang membumi, provokatif, dan relevan dengan realitas sosial.

Buku ini menjadi semacam "kunci" bagi masyarakat untuk lebih berdaya dalam menghadapi problematika keadilan. Dengan menyatukan integritas dan kedalaman ilmu, Pablo Benua telah berhasil mendobrak tembok "menara gading" hukum, menjadikan profesi advokat lebih inklusif dan mencerahkan. Baginya, buku ini bukan sekadar bacaan, melainkan undangan bagi setiap pembaca untuk mengenali kembali potensi advokat dalam diri mereka demi keadilan yang lebih bermartabat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow